Terkait

injil johanes (Discousion)

Sebelum saya bahas dan merepost ulang hasil diskusi kami dengan admin http://www.sarapanpagi.org/ dengn nama pengguna Transformasi Indonesia ada baiknya kita merujuk terlebih dahulu karya buku Robert W. Funk dan Roy W. Hoover dalam bukunya The Five Gospels yang diterbitkan oleh Harper San Fransisco,

Dalam buku The Five Gospels yang diterbitkan oleh Harper San Fransisco, yang dikomentari oleh Robert W. Funk dan Roy W. Hoover, ternyata ayat-ayat tersebut tidak masuk dalam kategori ucapan Yesus yang diseminarkan.

Injil yang diakui di Indonesia ada empat yaitu Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Di Amerika sekitar tahun 1993, di kota Sanoma CaIifornia, disponsori oleh Westar Instituie, Injil itu diseminarkan oleh sekitar 76 orang ahli dari berbagai kalangan, seperti guru besar dari berbagai universitas terkenal didunia, para ahli ilmu theologi dari Katolik dan Protestan, ahli kitab suci, ahli bahasa Ibrani dll yang semuanya tidak ada orang Islam. Injil yang diseminarkan ada lima yaitu Injil Matius Markus, Lukas, Yohanes dan Injil Thomas. Ke lima Injil yang bernama “The Five Gospels” diseminarkan dalam rangka mengklasifikasikan sabda Yesus. Makanya dalam cover The Fiue Gospels tersebut tertulis What Did Jesus Really Say? The Search For The Authentic Words of Jesus. (Apa yang benar-benar Yesus ucapkan? Mencari ucapan asli dari Yesus).

dan Dalam kitab The Five Gospels tersebut, semua ucapan atau sabda Yesus, dicetak berwarna. Ada empat warna yang disepakati, yaitu merah (RED), merah muda (PINK), kelabu (GRAY) dan hitam bolt (BLACK).

Ada tiga option (pilihan) yang disepakati untuk menentukan derajat kebenaran sabda / ucapan Yesus, yaitu :

Option 1

** Red : I would include this item unequivocally in the database for determining who Jesus was.

** Pink : I would include this item with reservations (or modifications) in the database.

** Gray : I would not include this item in the database, but I might make use of some of the content in determining who Jesus was.

** Black : I would not include this item in the primary database.

Option 2

** Red : Jesus undoubtedly said this or something very like it.

** Pink : Jesus probably said something like this.

** Gray : Jesus did not say this, but they ideas contained in it are close to his own.

** Black : Jesus did not say this, it represents the perspective or content of a later or different tradtion.

Option 3

** Red : That`s Jesus !

** Pink : Sure sounds like Jesus. ** Gray : Well, maybe.

** Black : There`s been some mistake.

Dari hasil seminar, ternyata Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 & 14 tidak masuk kategori yang dinilai atau yang diseminar-kan, sebab ayat-ayat tersebut dianggap bukan sabda atau ucapan Yesus. Ayat itu hanyalah ucapan Yohanes saja! Dan ayat tersebut tidak masuk dalam kategori RED, PINK, GRAY & BLACK.

Hasil akhir dari penelitian dalam seminar yang dilakukan oleh 76 ahli dari berbagai kalangan, menyatakan sebagai berikut :

“Eighty-two percent of the words ascribed to Jesus in the gospels were not actually spoken by him, according to the Jesus Seminar.”

“Delapan puluh dua persen kata-kata yang dianggap berasal dari Yesus di dalam Injil, tidaklah benar-benar diucapkan olehnya, menurut Seminar Yesus.”

Pernyataan 76 (tujuh puluh enam) ahli dari berbagai kalangan dari seluruh dunia dalam Seminar tentang Yesus, sungguh mengejutkan dunia, khususnya dikalangan kaum Kristiani, sebab kalau 82% (delapan puluh dua persen) isi Injil bukan benarbenar diucapkan Yesus, berarti hanya 18% (delapan belas persen) saja isi Injil yang dianggap ucapan Yesus. Ternyata Yoh 1:1 & 14 yang jadi acuan bahwa Yesus 100% Tuhan dan 100% manusia, menurut 76 ahli tersebut, bukan ucapan Yesus, tapi hanya pendapat penulis Injil itu saja, yaitu Yohanes. Padahal para perseta Seminar Yesus tersebut, tidak ada satupun orang Islam, dan tidak satupun berasal dari lndonesia.

Lebih ironis lagi, dari semua Injil-Injil yang diseminarkan tersebut, Injil Yohanes termasuk yang hampir 100% dianggap bukan ucapan Yesus.

Hasilnya sungguh mengejutkan, dari 4 (empat) kategori, tidak ada satu ayatpun dalam seluruh Injil Yohanes yang dicetak hurup Red. Hurup Pink saja hanya ada 1 (satu), hurup Grey hanya ada 4 (empat) ayat saja, selebihnya Black.

Perincian khusus Injil Yohanes sebagai berikut:

RED : (That is Jesus!), tidak satu ayat pun yang dicetak merah, berarti tidak ada satu ayatpun yang dianggap benar-benar ucapan Yesus.

PINK : (Sure sounds like Jesus), hanya ada satu ayat saja yaitu Yoh 4:43.

GRAY : (Well, maybe), hanya ada 4 (empat) ayat saja, yaitu pada Yoh 12 ayat 24, 25, 26 dan Yoh 13 ayat 20.

BLACK : (Jesus did not say this There’s been some mistake!) selebihnya bukan ucaan Yesus!

Bayangkan saja, Injil Yohanes terdiri dari 21 pasal, 878 ayat dan 19099 kata. Kalau RED tidak ada, PINK hanya 1 ayat, GRAY 4 ayat, berarti sisanya BLACK (bukan ucapan Yesus) ada 873 ayat.

Mana yg asli??

Doc Armansyah islamic network

Waallahualam

barikut hasil diskusi penulis dengan Admin situs http://www.sarapanpagi.org/

FIRMAN ALLAH/KALAMULLAH/KALIMATULLAH….MENURUT PANDANGAN ISLAM DAN KRISTEN…..
oleh Transformasi Indonesia pada 25 April 2012 pukul 17:15 ·

FIRMAN ALLAH MENURUT PANDANGAN KRISTEN…..

Logika manusia yang paling pintar sekalipun tidak akan dapat memahami hakekat Allah yang tidak terbatas.

* Yohanes 1:1

LAI TB, Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

KJV, In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God.

TR, εν αρχη ην ο λογος και ο λογος ην προς τον θεον και θεος ην ο λογος

Translit Interlinear, en {pada} arkhê {permulaan} ên {Dia adalah} ho logos {Firman itu} kai {dan} ho logos {Firman itu} ên {Dia adalah} pros {ke arah, (sehakekat melekat)} ton theon {Allah itu} kai {dan} theos {Allah} ên {(Dia adalah) adalah} ho logos {Firman itu}

Ungkapan “theos ên ho logos”, “Firman itu adalah Allah” menyatakan bahwa Sang Firman (Yesus Kristus) memiliki ‘ousia’ (hakekat/dzat) Allah. Kata ‘theos’ menggunakan nomina, bukan kata sifat (adjektiva), jadi menekankan ke-Allahan dan bukan keilahian Yesus Kristus.

* Yohanes 1:14

LAI TB, Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

KJV, And the Word was made flesh, and dwelt among us, (and we beheld his glory, the glory as of the only begotten of the Father,) full of grace and truth.

TR, και ο λογος σαρξ εγενετο και εσκηνωσεν εν ημιν και εθεασαμεθα την δοξαν αυτου δοξαν ως μονογενους παρα πατρος πληρης χαριτος και αληθειας

Interlinear, kai {adapun} ho {itu} logos {Firman} sarx {daging} egeneto {telah menjadi,} kai {dan} eskênôsen {berdiam} en {diantara} hêmin {kita,} kai {(bahkan)} etheasametha tên {kita telah melihat} doxan autou {kemuliaanNya,} doxan {kemuliaan} hôs {sebagai} monogenous {Yang Tunggal/ Yang Unik} para {dari} patros {Bapa,} plêrês {penuh} kharitos {dengan anugerah} kai {dan} alêtheias {kebenaran.}

Firman itu menjadi “daging” (harfiah) LAI menterjemahkannya ‘manusia’.

===================================

Satria melati Jinnga II –>
Ayat yang cukup sering dijadikan dasar fondasi akan ketuhanan Yesus oleh umat Kristiani dan sudah sering saya bahas dalam berbagai milis da forum lain https://www.facebook.com/note.php?note_id=172214562858938

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.; Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. – Kitab Injil Yohanes 1:1-3

Serta

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. – Kitab Injil Yohanes 1:14

Sejauh mana kebenaran ayat-ayat diatas dalam mendukung ke-Tuhanan Yesus ?
Mari kita analisa …

Point pertama, bahwa kalimat yang terdapat pada Injil Yohanes tersebut, bukanlah merupakan ucapan atau kesaksian dari Yesus sendiri, melainkan hanyalah kalimat dari Yohanes sipenulis Injil, sementara Yohanes penulis Injil ini pun berdasarkan hasil penelitian dari banyak sarjana alkitab sendiri, sangat diragukan bukanlah Yohanes bin Zabdi murid Yesus yang masuk dalam kelompok 12 murid utama.

Point berikutnya, hal yang unik dalam alkitab Indonesia ayat dari Injil Yohanes pasal 1 ayat 14 diatas tampaknya baik-baik saja dan tidak ada yang salah, tetapi coba kita samakan dengan alkitab berbahasa Inggris versi King James Version akan anda temukan beberapa kalimat berada dalam tanda kurung, yang mengindikasikan bahwa kalimat ini tidak pernah ada pada versi alkitab tertua.

“And the Word was made flesh, and dwelt among us, (and we beheld his glory, the glory as of the only begotten of the Father,) full of grace and truth.” (John 1:14)

Kenapa para penterjemah Alkitab Indonesia meninggalkan penulisan tanda kurung tersebut ? Jelas bahwa agar ayat ini bisa lebih leluasa untuk dipakai sebagai penopang ketuhanan Yesus tanpa mendapat pertanyaan yang bersifat kritis.

Tapi ya sudahlah, terlalu bertele-tele jika harus membahas masalah ini saja sebab berdasarkan pengalaman rekan-rekan Kristen akan mengeluarkan argumen yang panjang-panjang untuk menjawabnya yang intinya tidak akan menghasilkan suatu komitmen.^_^,

Untuk itu mari kita memulai pembahasan :

Pada pasal 1:1-3, disebut oleh Yohanes bahwa pada mulanya adalah firman, dan firman itu bersama Allah, dan firman itu adalah Allah.

Firman ini mulanya sama sebagaimana permulaan dengan Allah asalnya. Semua benda dibuat oleh-Nya. Dan tanpa Dia, tidak akan ada benda apapun yang terciptakan.

Sekarang, apa yang dimaksud dengan Firman atau dalam Bible berbahasa Inggris disebut dengan Word ini ?

Jika kita analisa, isi Kalimat sambungannya belum merupakan kalimat jawaban tetapi berupa kalimat penambahan, yaitu bahwa “Firman atau Word” tadi bersama dengan Tuhan (The Word was with God).
Kedua kalimat ini disambungkan dengan kata “With” atau “Beserta/bersama”.
Sekarang :

Jika ada orang berkata “satria bersama denagn Transformasi Indonesia, maka susunan kalimat ini semua orang dapat mengerti bahwa ANDA Bersama-sama dengan SAYA dan anda pasti bukan saya.

Jadi berdasarkan ayat Bible tersebut yang menyatakan bahwa “The Word was with God”, langsung dapat dimengerti bahwa “The Word” bukanlah “God” (Firman bukanlah Allah), begitupula sebaliknya, lihat kembali analogi yang sudah saya berikan diatas.

Jika pada kalimat berikutnya disebut bahwa “The Word was God”, maka kita tidak bisa mengambil arti bahwa “Word” itulah Tuhan, melainkan kita kembalikan pada kalimat sebelumnya, bahwa “The Word was with God”, jika tidak, maka kita akan menemukan satu pertentangan yang tajam dalam satu ayat, dimana disebut pada awal bahwa si A bersama dengan B (meaning A # B) lalu pada kalimat berikutnya mengatakan bahwa A = B, ini suatu kontradiksi.
Untuk itu, mari kita hilangkan kontradiksi ini dengan cara yang terbaik sebagaimana yang saya sebutkan diatas.
Sejenak kita melakukan lompatan pembahasan dahulu kepada ayat ke-14 dari pemberitaan Yohanes.

“And the Word was made flesh, and dwelt among us, (and we beheld his glory, the glory as of the only begotten of the Father,) full of grace and truth.” (John 1:14)

Dan “The Word” dijadikan bentuk Jasmani (flesh = tubuh berdaging = jasmani), lalu The Word yang sudah menjadi jasmani ini tinggal diantara manusia (“us” disini merefer pada manusia atau human being).

Kita kembalikan lagi pembahasan Yohanes, dimana dikatakan bahwa The Word pada 1:1 yang bersama dengan Tuhan itu telah menjadi jasmani yang tinggal ditengah-tengah manusia pada 1:14.

Sebagaimana yang sudah kita bahas, bahwa The Word # Yahweh, untuk itu kita juga tidak bisa langsung mengatakan bahwa “The Word” tersebut adalah inkarnasi dari Yahweh dalam wujud jasmani manusia, sebab Yahweh bukanlah “The Word” itu sendiri.

Lalu apa “The Word” itu sebenarnya ? Jawabnya tidak lain bahwa “The Word” itu merupakan ketetapan atau keputusan yang dibuat oleh Allah dan bukan Allah itu sendiri. Dimana sang “The Word” akan diberikan kepada Maria bahwa dia akan melahirkan seorang anak laki-laki yang suci tanpa bapak jasmani karena sebab kuasa Allah yang maha tinggi, sebab bagi Allah tidak ada sesuatu yang mustahil.

====================================

Transformasi Indonesia
OK SAYA PAHAM MENURUT ISLAM FIRMAN ALLAH TIDAK UBAHNYA SEPERTI PERKATAAN MANUSIA GITU BOS???TOLONG DIPERJELAS BOS…MENURUT ISLAM FIRMAN ALLAH ITU SAMA TIDAK DENGAN PERKATAAN MANUSIA YANG BISA DIJILAT???COBA ANDA JELASKAN…..

MENURUT KRIS…TEN FIRMAN ALLAH DAPAT BEKERJA MENJADI SUBJEK YANG MENGERJAKAN…YES 55:11 CUKUP GAMBLANG MEMAPARKAN…

BAHWA FIRMAN ITU DAPAT KELUAR DARI DALAM DIRI ALLAH…DAN MENJADI SUBJEK MENGERJAKAN…DAN PASTI BERHASIL….DAN TIDAK KEMBALI DENGAN SIA-SIA…..

“And the Word was made flesh, and dwelt among us, (and we beheld his glory, the glory as of the only begotten of the Father,) full of grace and truth.” (John 1:14)

ANDAI KATA DALAM KURUNG DIHILANGKAN TIDAK MENGURANGI MAKNANYA…

“And the Word was made flesh, and dwelt among us, full of grace and truth.” (John 1:14)

THE WORD(FIRMAN ALLAH) WAS MADE FLESH =>TELAH MENJADI DAGING…..DAN DIAM DIANTARA KITA….

SO TULISAN ANDA TIDAK BERDASAR BOS..

.=======================================================

Silahkan anda merujuk kepada Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Surakarta yang pembuatannya berada dibawah pengawasan OnLine Bible Canada dan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), dalam hal ini sayatidak akan bertele tele ya karna menurut pengalaman saya yang intinya tidak akan menghasilkan suatu komitmen yang pasti dalam hal ini saya mengambil terjemahan Injil versi King James 1769 Authorised Version dan Darby Translation 18898 yang menjadi panduan mayoritas umat Kristen seluruh dunia :

In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God.

The same was in the beginning with God.

All things were made by him;

and without him was not any thing made that was made.

Disini istilah “Firman” diterjemahkan sebagai “Word”.

Istilah “Word” dalam kamus Inggris-Indonesia karya John M. Echols dan Hassan Shadily terbitan PT. Gramedia Jakarta cetakan XVIII Agustus

1990 hal 652 memiliki arti “kata, perkataan, sepatah kata, kabar, sabda, janji, pesan atau perintah”.
Dengan demikian, Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 s.d. 3 itu bisa juga dibaca demikian :

Pada mulanya adalah Sabda/ Janji

Sabda/ Janji itu bersama-sama dengan Allah
dan Sabda/ Janji itu adalah Allah

– Kitab Injil Yohanes 1:1 –

Kita perhatikan bahwa teks diatas memiliki kata sambung “dengan” sehingga antara subjek Firman dan objek Allah dihubungkan melalui kata

Sambung.

Sekarang, jika ada orang berkata :

ANDA Bersama-sama dengan SAYA.

Maka kita semua bisa mengerti bahwa kalimat itu sebenarnya bermaksud menjelaskan adanya dua orang yang berbeda, yaitu ANDA dan SAYA yang sedang bersama-sama.

Jelas sekali bahwa ANDA bukanlah SAYA dan sebaliknya SAYA pasti bukan ANDA !!!

Dari persamaan ini kita kembali pada konteks ayat Injil Yohanes 1:1

sehingga bisa kita simpulkan bahwa teks Firman itu bersama-sama dengan Allah memiliki arti bahwa Firman atau Sabda atau Janji tersebut bukanlah Allah dan sebaliknya Allah pasti bukanlah Firman.

Jadi apa maksud teks dalam Injil Yohanes tersebut ?

Saya memahaminya begini :

Sejak dari permulaan Allah telah bersabda atau berjanji kepada Diri-Nya sendiri dan Sabda-Nya itu pasti terjadi hanya menunggu saat yang cocok untuk menepatinya, karena begitulah Allah itu Maha Penepat Janji (al-Mujib).

Apa janji atau Sabda Tuhan tersebut ?
Kita kembali pada cerita Injil Lukas pasal 1 ayat 30 dan ayat 31, yaitu menciptakan seorang manusia bernama Yesus yang lahir dari rahim seorang perawan.

Itulah juga maksud dari Injil Yohanes pasal 1 ayat 14 :

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita – Injil Yohanes 1:14

Artinya janji tersebut telah ditunaikan dengan kelahiran Yesus yang Kalimat Firman bersama Allah atau A # B mengandung arti ada dua individu yang berbeda pada saat bersamaan, yaitu Allah dan Firman.

Intinya : Firman itu adalah keputusan yang telah ditetapkan ada dan harus terjadi oleh Allah yang Maha Kuasa, yaitu kelahiran Yesus dariseorang perawan bernama Maria.

kemudian tanggapan sya tentang istilah firman dalam Alquran ‘Isa almasih sebagai Firman Tuhan sebenarnya tidak dikenal didalam Islam, istilah “Firman Tuhan” merupakan terjemahan dari kata “Kalimatuhu” ataupun “Kalimatu Robbi” yang secara terjemahan perkatanya (spell) adalah “Kalimat-Nya” atau “Kalimat Tuhan”, sebagaimana surah 4 an-nisaa’ ayat 171 berikut :

Innamal masihu ‘isa ibnu maryama rosulullahi kalimatuhu
Sungguh, almasih ‘Isa putera Maryam adalah Rasul Allah dan Kalimat-Nya (Qs. 4 An-nisaa’ : 171)

Beberapa pengertian dari istilah “Kalimat Tuhan” sendiri bisa kita lihat pada ayat al-Qur’an berikut :

Kalimatutul ‘azabi ‘alal kafirin
Telah berlakulah Kalimat azab bagi orang-orang yang kafir. (QS. 39 Az-Zumar : 71)

Wa izibtala Ibrohima Robbuhu bi kalimati fa atammahunna

Dan ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa Kalimat dan tetap dilaksanakannya. (Qs. 2 Al-Baqarah : 124)

Almasih putera Maryam itu hanyalah salah seorang Rasul seperti para Rasul sebelumnya – yang pernah ada – dan ibunya adalah orang yang sangat benar. (Qs. 5 al-maidah : 75)

==================================

Transformasi Indonesia Satria Melati Jingga II =>SEBELUM ANDA MENGKAJI LEBIH DALAM SOAL YOH 1:1; YOH 1:14 TOLONG ANDA JELASKAN KEPADA SAYA APA ITU FIRMAN ALLAH DALAM PANDANGAN ISLAM??

APAKAH FIRMAN ALLAH ITU FANA/KEKAL?APAKAH FIRMAN ALLAH ITU DICIPTAKAN/MENCIPTAKAN??KARENA HAL INI SANGAT FUNDAMENTAL DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA…

SKIP DULU YOH 1:1-14

===================================

Satria Melati Jingga II >Transformasi Indonesia Satria Melati Jingga II =>SEBELUM ANDA MENGKAJI LEBIH DALAM SOAL YOH 1:1; YOH 1:14 TOLONG ANDA JELASKAN KEPADA SAYA APA ITU FIRMAN ALLAH DALAM PANDANGAN ISLAM??

==============

Saya repost Ulang ‘Isa almasih sebagai Firman Tuhan sebenarnya tidak dikenal didalam Islam, istilah “Firman Tuhan” merupakan terjemahan dari kata “Kalimatuhu” ataupun “Kalimatu Robbi” yang secara terjemahan perkatanya (spell) adalah “Kalimat-Nya” atau “Kalimat Tuhan”, sebagaimana surah 4 an-nisaa’ ayat 171 berikut :

Innamal masihu ‘isa ibnu maryama rosulullahi kalimatuhu Sungguh, almasih ‘Isa putera Maryam adalah Rasul Allah dan Kalimat-Nya (Qs. 4 An-nisaa’ : 171)

Beberapa pengertian dari istilah “Kalimat Tuhan” sendiri bisa kita lihat pada ayat al-Qur’an berikut :

Kalimatutul ‘azabi ‘alal kafirin
Telah berlakulah Kalimat azab bagi orang-orang yang kafir. (QS. 39 Az-Zumar : 71)

Wa izibtala Ibrohima Robbuhu bi kalimati fa atammahunna Dan ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa Kalimat dan tetap dilaksanakannya. (Qs. 2 Al-Baqarah : 124)

Almasih putera Maryam itu hanyalah salah seorang Rasul seperti para Rasul sebelumnya – yang pernah ada – dan ibunya adalah orang yang sangat benar. (Qs. 5 al-maidah : 75)

==================================

Karna saudara Transformasi Indonesia melantur dan tidak fokus dalam diskusi maka sya akhiri dikusi tersebut..

والسلام على من اتبع الهد

https://www.facebook.com/#!/notes/transformasi-indonesia/firman-allahkalamullahkalimatullahmenurut-pandangan-islam-dan-kristen/392892340731485


https://www.facebook.com/#!/groups/answeringkristenii/253840791381455/?notif_t=group_activity

Discussion

One thought on “injil johanes (Discousion)

  1. ISA FAA INNAHU ROHULLAH WA KALIMATUHU(HADIS ANAS BIN MALIK HAL 72)=>tolong anda jelaskan apa arti ayat tersebut…..

    Posted by Transformasi Indonesia | /%p201241317am07UTC%/, /%p201241317am07UTC%/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Internasional Speakers

Pratinjau
Ancient Hebrew Research Center AHRC Facebook Page

"Say: I am commanded to worship the true God purifies dengan obedience to him in his religion (Az Zumar 11)

Internasional Speakers

Read More

paling banyak di kunjungi

%d bloggers like this: